kehampaan
entah karena prasangka
atau karena lelah
terabaikan
aku melukis diatas langit
tentang sejuta kebaikan
mungkin salahku fatal
akan tiadanya keikhlasan
tersenyum
tertawa
menyapa
tetap kosong
langkah terus meretas
coba senormal munkin
buang sejuta risau
musnahkan kemarahan
tapi langkah ini apalah artinya
dibanding lingkaran sombong
penguasa penguasa dunia
yang bengis tiada tara
sandaran satu satu mulai lelah
tergoda oleh kemolekan tunas tunas baru
dengan segudang omong kosong
tentang perubahan angin surga
ini aku
yang dulu
kau andalkan
kini mulai kau abaikan

